image

SM/Alman ED - BERSIHKAN ECENG GONDOK : Warga melanjutkan pembersihan eceng gondok di alur Kali Simo di Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Kota Pati. (48)

21 Maret 2018 | Suara Muria

Warga dan TNI Lanjutkan Pembersihan Eceng Gondok

PATI- Tidak tersentuh saat kerja bakti massal dengan melibatkan semua unsur TNI, Polri, OSN, dan komponen masyarakat lainnya, Selasa (20/3), warga melanjutkan pembersihan eceng gondok di alur Kali Simo. Tepatnya, di Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Kota Pati.

Sepanjang tahun alur kali di pinggir jalan raya Pati-Juwana yang kewenangannya menjadi tanggung jawab pihak Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Jawa Tengah itu menjadi tempat tumbuh suburnya jenis tumbuhan air tersebut. Akan tetapi selama ini tidak ada pihak yang menaruh kepedulian untuk membersihkan.

Berdasarkan kondisi tersebut, kata Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan saat memimpin langsung kerja bakti massal bersama Bupati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin serta Sekda Suharyono, maka pihaknya mengambil inisiatif untuk membersihkan eceng gondok itu.

Sistem pelaksanaan kegiatan itu dilakukan berdasarkan kaveling. Dimulai dari Desa Sinoman juga di kecamatan setempat dan Gadingrejo, Kecamatan Juwana ke arah hilir (timur) hingga Desa Doropayung.

Adapun di bagian hulu kali yang menjadi titik awal pembersihan, yaitu di Dukuh Guyangan untuk sementara diabaikan. Dibuang ke TPA Masalahnya, selain panjang alur kali yang ditumbuhi eceng gondok di lokasi tersebut hanya sekitar 350 meter, sebagian lainnya ditumbuhi semak belukar.

‘’Waktu itu tersedia alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, tapi semua konsentrasi di Desa Gadingrejo,’’ujarnya. Melalui kerja bakti itu, banyak tumbuhan air tersebut berhasil diangkat dari alur kali.

Untuk membuangnya harus ditimbun dalam tanah di lokasi yang sudah disediakan, termasuk ada yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Juwana. Dengan demikian, sekarang aliran air kali tersebut dari hulu ke hilir kembali lancar.

Kendati demikian, air dari alur kali seputar Jembatan Guyangan yang menuju hilir masih sedikit terhambat karena pada bagian alur kali di lokasi itu masih tertutup eceng gondok. Karena itu pihaknya mengucapkan terima kasih jika saat ini ada warga yang ikut peduli membersihkan sisa eceng gondok di lokasi tersebut.

Harapannya, warga yang selama ini memancing atau menjala ikan di alur kali itu juga mempunyai kepedulian. Misalnya di depan mereka ada satu atau rumpun tumbuhan itu hanyut terbawa air, bisa mengambilnya untuk diangkat dari alur kali.(ad-48)