image

SM/Eko Fataip : MINIATUR DERMAGA REMBANG : Pemandangan miniatur dermaga Rembang berada di salah satu sudut objek wisata Grand Maerakaca di kompleks PRPP. (57)

15 Februari 2018 | Semarang Metro

Grand Maerakaca Tawarkan Tempat Ber-Selfie

  • Miniatur Dermaga Rembang

SEPASANGmuda-mudi berkali ulang memandang layar ponsel miliknya, saat mereka berada di salah satu sudut objek wisata Grand Maerakaca. Sambil memegang tripod dan berdiri di atas kayu ulin, keduanya kembali mengambil foto yang dinilai menarik.

Di depan mereka, terlihat lalu lalang perahu sampan mengangkut sejumlah pengunjung. Pemandangan itu tak luput mereka abadikan sebagai latar belakang berswafoto. Tempat mereka berada dinamakan miniatur dermaga Rembang. Bagi pengunjung, lokasi ini seolah menjadi favorit kunjungan terbaru di objek wisata yang diresmikan pada 1993 silam tersebut. Selain sering digunakan untuk berswafoto, sebagian dari pengunjung kadang memanfaatkannya sebagai tempat olahraga.

Tahap Pengerjaan

Direktur Utama PT PRPP, Titah Listyorini mengemukakan, pengelola berharap keberadaan miniatur dermaga Rembang akan menjadikan tempat wisata ini makin dilirik dan diminati masyarakat. Secara bersamaan, pihaknya juga tengah membangun Sea World yang pemanfaatan dan fungsi keberadaannya terintegrasi dengan fasilitas lain di komplek tersebut, termasuk miniatur dermaga Rembang. ”Dermaga Rembang ini merupakan pemberhentian pertama dari Sea World yang masih dalam tahap pengerjaaan. Sea world akan dibangun mulai dari miniatur Blora sampai Brebes. Termasuk pembuatan tracking, sehingga pengunjung bisa jalan berkeliling di miniatur Pantura Pulau Jawa sambil menikmati anjungan,” kata Titah, Rabu (14/2).

Menurutnya, objek wisata ini pada prinsipnya tetap menonjolkan ciri khasnya, yakni rumah adat dari 35 kabupaten/kota di Jateng. Anjungan-anjungan itu tetap dianggap menjadi keunggulan dan daya tarik tersendiri, selain fasilitas pendukung lain seperti kafe jembatan, tracking mangrove, dan sampan. Titah menambahkan, pihaknya menargetkan pada akhir 2018 nanti, jumlah pengunjung bisa melebihi tahun sebelumnya. Sepanjang 2017 lalu, tercatat ada 421 ribu pengunjung. ”Target sampai akhir 2018 semoga bisa mencapai 525 ribu pengunjung. Setiap akhir pekan, kami juga masih menyuguhkan hiburan musik bertajuk M2M (Malam Mingguan Maerakaca),” ucap Titah.(Eko Fataip-57)

Berita Lainnya