15 Februari 2018 | Semarang Metro

Lubang Jalan Diminta Diperbaiki

  • Membahayakan Pengendara

SEMARANG- Puluhan lubang jalan di jalur pantura (Jalan Siliwangi dan Jalan Walisongo), membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor. Kedalaman lubang antara 5 cm-15 cm, dengan lebar antara 5 cm sampai 50 cm.

Salah seorang pengendara motor, Supriadi (40) mengatakan, karena banyak jalan berlubang, para pengendara motor harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur pantura tersebut. ”Lubang jalan itu sangat membahayakan para pengguna jalan. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” kata Supriadi, Rabu (14/2).

Pengguna jalan lainnya, Harno (45) mengatakan, jalan berlubang di Jalan Siliwangi pernah diperbaiki, namun kondisinya kembali rusak. ”Sudah beberapa kali jalan ini diperbaiki, namun kembali mengelupas,” ujar dia yang biasa menghabiskan waktu di pertigaan Jalan Muradi, Semarang Barat itu.

Sementara itu, Rifki Hidayat (35), warga Kecamatan Semarang Barat, lebih memilih memutar jalan ketika ingin ke wilayah Kecamatan Ngaliyan. Ia pilih jalur lain untuk menghindari kemacetan dan jalan rusak. ”Kalau ke Ngaliyan, saya ambil jalur lain misalnya lewat Jalan Raden Saleh-Manyaran-Pasadena dan Ringin Wok Ngaliyan. Jauh sedikit tidak masalah yang penting aman,” papar Rifki.

Perbaikan Sementara

Salah seorang pelaksana kontraktor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bayu Wicaksano mengatakan, perbaikan jalan yang dilakukan saat ini sifatnya sementara. Hal itu untuk menekan risiko terjadinya kecelakaan. Ada dua tim dalam pengerjaan jalan tersebut, tim pertama bertugas menyisir dan memperbaiki jalan dari wilayah Kota Semarang sampai wilayah Kecamatan Weleri, Kendal. Tim kedua, menyisir dan memperbaiki dari wilayah Weleri sampai Kota Semarang. ”Kami tim yang memperbaiki jalan dari arah barat ke timur (Weleri-Kota Semarang-red). Kami bersama tujuh pekerja lainnya menangani jalan-jalan berlubang ini,” kata Bayu.

Menurutnya, saat ini yang bisa dilakukan ialah dengan menambal apa adanya. Hal itu dikarenakan masih musim hujan. Adapun pengerjaan permanen, lanjut dia, akan dialakukan pada Maret nanti. ”Rencannya Maret akan diperbaiki secara permanen karena sudah memasuki musim kemarau,” imbuhnya.

Pantauan di lapangan, Rabu (14/2), sejumlah titik jalan yang semula rusak seperti sepanjang Jalan Siliwangi mulai depan PO Bus Coyo sampai traffic ligh Samsat Online Jateng dan depan Pusdik Penerbad kini sudah diperbaiki. Meski demikian, masih ada sejumlah titik jalan yang berlubang di sebagian Jalan Walisongo Semarang sampai depan Pasar Mangkang.(arw-57)

Berita Lainnya