image

SM/ Erry Budi Prasetyo : DIBAYANGI REKAN : Striker seleksi asal Brasil, Bruno Silva (kiri) dibayangi gelandang PSIS Semarang, Ruud Gullit dalam sesi latihan di lapangan Yayasan Terang Bangsa, Selasa (13/2) pagi. (64)

14 Februari 2018 | Olahraga

Bruno Dinilai sebagai Striker yang Cerdas

  • Mantan Bek Kiri PS TNI Merapat

SEMARANG- Penampilan perdana striker seleksi asal Brasil Bruno Silva dalam sesi latihan di lapangan Yayasan Terang Bangsa, Selasa (13/2) pagi mampu memikat perhatian pelatih PSIS Semarang, Subangkit. Pria asal Pasuruan tersebut menilai Bruno sebagai pemain yang cerdas dalam memahami taktik.

Meski kurang pandai berbahasa Inggris, Bruno bisa menangkap instruski yang diberikan Subangkit dalam sesi game pagi itu. ”Pada penampilannya di lapangan, Bruno sudah bisa mengerti instruksi dan taktik yang saya inginkan dalam permainan.

Perannya sebagai striker tidak hanya mencetak gol tetapi juga mampu melihat pergerakan rekannya dalam menyerang. Namun saya akan lihat lagi, dia hanya butuh adaptasi,” kata Subangkit.

Dalam game Bruno juga mampu menceploskan gol ke gawang lawan yang dijaga kiper seleksi PSIS, Jandia Eka Putra. Namun dia sempat meminta diganti di akhir pertandingan karena merasakan nyeri di kaki. ”Dia sempat minta diganti karena otot kakinya kaku atau semacam kram ringan. Mungkin dia kelelahan karena perjalanan jauh akhir pekan lalu dari Brasil. Saya berharap pada latihan selanjutnya dia bisa memperlihatkan peningkatan proses adaptasi maupun kualitas,’’ lanjut mantan pelatih Mitra Kukar ini.

Dalam latihan tersebut pemain seleksi di skuad Laskar Mahesa Jenar hanya ada Bruno dan Jandia. Adapun mantan bek kiri Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta, Said Marjan sudah dipulangkan. Subangkit mengungkapkan akan ada pemain seleksi pengganti yang datang di latihan Rabu (14/2) ini.

Pemain yang akan didatangkan berposisi sebagai bek kiri dan terakhir memperkuat PS TNI. ”Kami akan mendatangkan Yus Arfandi dalam latihan Rabu, (14/2) ini.

Sejauh ini kami masih membutuhkan tambahan di posisi bek kiri. Sebab, baru ada Frendy Saputra yang mengisi posisi itu. Sementara tiga bek sayap lainnya lebih akrab mengisi posisi sebelah kanan,’’ ujarnya.

Diserahkan Pelatih

PSIS saat ini total memiliki 25 pemain yang resmi dikontrak dan dua diantaranya pemain asing yang mengisi slot negara bebas. Bruno diproyeksi mengisi slot pemain asing slot negara bebas terakhir. Sementara satu tempat lagi akan dihuni pemain asing asal benua Asia. ”Mengenai nasib Bruno saya serahkan sepenuhnya kepada pelatih. Jika sesuai dengan apa yang pelatih butuhkan akan kami kontrak. Jika tidak kami akan berburu pemain lagi.

Terkait pemain asing asal Asia akan datang dalam beberapa hari ke depan gelandang serang tim nasional Kirgistan,’’ kata General Manager PSIS, Wahyu Winarto saat dihubungi secara terpisah.

Pria yang akrab disapa Liluk ini juga memberikan informasi terkait diundurnya jadwal laga uji tanding melawan Persis Solo. Dari yang semula digelar 17 Februari menjadi 20 Februari karena pihak Persis belum mendapat izin keramaian dan keamanan dari kepolisian setempat. ”Kabar pengunduran jadwal uji coba ini kami dapat, Selasa pagi. Izin dari kepolisian belum didapat karena 16-18 Februari ada acara Hari Jadi Kota Solo. Kemungkinan baru bisa menggelar pertandingan pada 20 Februari,’’ kata Liluk.

Saat ditemui, Bruno mengaku atusias mengikuti seleksi di PSIS. Dirinya berharap dapat tampil di hadapan kelompok suporter PSIS yang tergabung dalam Panser Biru dan Snex.

Pemain yang kenyang pengalaman di Liga Brasil dan Bahraih ini suka dengan animo sepak bola Indonesia yang dia ketahui dari internet. ”Di sini cuaca cukup panas tapi tidak sepanas saat saya bermain di Liga Bahrain. Saya juga ingin tampil dalam pertandingan resmi di hadapan penonton klub di Indonesia yang saya lihat sangat antusias pada sepak bola,” kata Bruno yang didampingi ofisial PSIS sebagai penerjemah.(mam,H85-64)

Berita Lainnya