14 Februari 2018 | Solo Metro

200 Petani Dikerahkan Perbaiki Saluran Irigasi

BOYOLALI- Sebanyak 300 petani yang tergabung dalam Gabungan Paguyuban Petani Pengguna Air (GP3A) Waduk Cengklik dibantu tukang bakal dikerahkan, untuk memperbaiki saluran irigasi tersier sepanjang satu kilometer di wilayah Ngemplak, Boyolali.

Pelaksanaan padat karya ini digelar pertengahan pekan ini, dan difokuskan di dua desa. Ketua GP3A Tri Mandiri Sejahtera, Samidi mengungkapkan, pengerahan duaratusan orang dalam pekerjaan padat karya ini ditujukan agar perbaikan salurun irigasi berjalan cepat. "Saya sudah siapkan ratusan tenaga, kebanyakan mereka adalah petani. Kamis (15/2) mereka akan memperbaiki saluran irigasi," katanya kepada Suara Merdeka, kemarin.

Saluran irigasi sepanjang satu kilometer dikerjakan di sepanjang jalan di utara Bandara Internasional Adi Soemarmo, mulai dari barat sampai ke timur yang masuk wilayah Desa Dibal, Ngemplak. Saluran yang lain terletak di Desa Gagaksipat atau sepanjang jalur menuju arah bandara.

Samidi menuturkan, pekerjaan fisik ini seluruhnya didanai dari anggaran APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Nominal anggaran yang disedikan untuk mendukung perbaikan saluran irigasi ini mencapai Rp 187 juta. "Saya dapat dana Rp 187 juta dari kementerian PUPR. Tanggal 15 (Februari) saya mempekejakan 200 petani," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, perbaikan saluran irigasi tersier ini dikebut untuk memperlancar saluran irigasi tersier yang tidak optimal lagi. Setelah pekerjaan ini rampung, air dari waduk yang mengarah ke areal pertanian warga menjadi lancar. "Fungsinya memperlancar pemberian air dan irigasi pertanian. Jadi harus dikerjakan bersama-sama," imbuh Samidi.(J5-37)

Berita Lainnya