image

SM/dok

21 Januari 2018 | Sehat

Latih Kekuatan Otot dengan Acro Yoga

Popularitas yoga bagai tak luruh oleh waktu. Acro Yiga, varian baru olahraga itu, selain indah juga mengandung banyak manfaat Ya, yoga dapat membuat seseorang sehat fisik dan mental. Acro yoga merupakan olahraga yang memadukan kebijakan spiritual yoga, Thai massage, dan kekuatan dinamik akrobatik.

Dari ketiga unsur tersebut maka akan membentuk dasar praktik yang baru, unik sekaligus menantang, yang membangun “connection and playfulness” (kepercayaan dan kesenangan).

“Tujuan tertinggi dari acro yoga untuk membawa masing-masing individu menyatu dengan dirinya sendiri, menyatu dengan satu sama lain, dan menyatu dengan Tuhan,” papar Ading Helmi, pemilik Ading Yoga & Pilates Center Semarang.

Olahraga yang bisa dilakukan baik di dalam maupun luar ruangan ini, memiliki durasi waktu latihan relatif lebih singkat dibandingkan dengan olahraga lain. Dilakukan secara berpasangan, gerakannya memadukan akrobat, Thai massage, dan tentunya yoga. Meski gerakan-gerakannya sangat menyenangkan bagi para penyuka yoga, sebagian kalangan menganggapnya ekstrem.

Ading menjelaskan, ada tiga peran dasar acro yoga, yakni spotter, the base, dan the flyer. Spotter merupakan orang yang siap membantu base atau flyer, ketika terjadi kesalahan gerakan, serta menjaga keseimbangan gerakan keduanya supaya tetap seimbang.

Lalu the base, merupakan orang yang berperan sebagai penyangga tubuh pasangannya yang sedang melakukan gerakan. Tubuh base ini hampir seluruhnya menyentuh lantai. Kemudian the flyer, yakni orang yang disangga oleh base atau orang yang melakukan acro yoga.

Flyer tidak menyentuh lantai atau tanah sama sekali. Dengan gerakan yang dianggap ekstrem dan harus dilakukan berpasangan tersebut, amankah acro yoga dilakukan untuk segala usia? “Semua orang dan semua usia bisa melakukan acro yoga.

Tetapi sebelum memulai harus melakukan pemanasan terlebih dahulu, bisa dengan melakukan gerakan yoga dasar, vinyasa atau power yoga,” jelas Ading. Ia menegaskan, setelah bisa menguasai keseimbangan, fleksibilitas, dan kekuatan tubuh sudah terbentuk, baru boleh melakukan acro yoga.

“Orang yang menderita penyakit atau keluhan seperti sakit pinggang, darah tinggi, jantung ataupun sudah lanjut usia, sebaiknya lebih bijaksana pada diri sendiri, karena prinsip yoga itu selalu mendengarkan bahasa tubuh, atau mengenali kemampuan diri sendiri,” tandasnya.

Lakukan Pemanasan

Acro yoga bermanfaat dalam melatih kekuatan otot. Bila gerakan-gerakannya dilakukan dengan benar, manfaat yang bisa didapatkan antara lain melatih kekuatan otot kaki, perut, dan beberapa otot lain yakni otot besar, melalui gerakan melayang di atas kaki.

Acro yoga juga bisa melatih otot bagian perut dan otot dasar panggul. Bagi yang belum pernah melakukan acro yoga, melakukan pemanasan terlebih dahulu sangat penting, otot-otot tubuh tidak kaku alias lebih lentur, serta terhindar dari kram.

Meskipun Anda sudah biasa atau sering melakukan acro yoga, pemanasan juga perlu dilakukan untuk menghindari kram. Kedua, acro yoga bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bila rutin dilakukan, Anda tidak mudah terserang penyakit.

“Tubuh atau fisik yang sudah terbiasa melakukan acro yoga akan mengeluarkan keringat dan racun-racun dalam tubuh, sehingga kekebalan tubuh akan menjadi semakin bagus,” tutur Ading.

Adapun secara psikis, acro yoga bermanfaat dalam melatih keberanian, kesabaran, rasa saling percaya, meningkatkan fokus, dan konsentrasi.

Beberapa orang beranggapan bahwa acro yoga merupakan olahraga yang sulit dilakukan atau menakutkan. Memang olahraga ini membutuhkan keberanian dan kepercayaan dari kedua belah pihak, antara base dan flyer dalam melakukannya, sehingga bisa melatih kepercayaan diri dan mental dalam diri seseorang.

Saat Anda melakukannya, harus melawan mental dan rasa takut dalam diri sendiri, dan percaya bahwa Anda bisa melakukannya. Menurut para pelatih acro yoga, jika Anda ingin mencoba dan memiliki keyakinan bahwa Anda bisa, maka gerakan tersulit pun dapat dilakukan.

Perpaduan unsur akrobatik dan yoga membutuhkan konsentrasi tinggi saat melakukan gerakan- gerakannya, di mana bisa melatih kesabaran. Bila gagal dalam melakukan satu pose, terkadang menimbulkan emosi karena belum berhasil.

Nah pada saat inilah pelatih atau instruktur yoga akan memberikan motivasi atau arahan supaya kita bisa lebih sabar, lebih bisa mengendalikan emosi, serta meyakinkan bahwa dirinya lebih baik ketika telah rutin melakukan olahraga tersebut.

Acro yoga dilakukan berpasangan dengan melibatkan gerakan tubuh dan komunikasi di antara keduanya, sehingga bisa melatih saling percaya antara kedua belah pihak.

Acro yoga bisa dilakukan pasangan suami-istri, kakak-adik, teman ataupun antara dua orang yang tidak saling kenal. ßDalam melakukannya akan terjalin komunikasi antara base dan flyer, sehingga tercipta chemistry, komunikasi yang baik, dan tentunya akan membangun sebuah teamwork yang solid.

Pada saat melakukan gerakan-gerakan dalam acro yoga, dibutuhkan konsentrasi serta pikiran yang fokus. Dengan berfokus, Anda akan mendapatkan pikiran lebih segar, positif, terhindar dari stres, dan jiwa yang lebih tenang.(Irma Mutiara Manggia-58)

Berita Lainnya