13 Januari 2018 | Edukasia

Ketua OJK Dikukuhkan Jadi Guru Besar Undip

SEMARANG- Indonesia berkepentingan mendorong sektor jasa keuangan memberikan dukungan optimal terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Khususnya juga untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkesinambungan, dan merata. Usaha ke arah itu, salah satunya dilakukan dengan memperkuat literasi keuangan di masyarakat.

”Literasi atau pemahaman masyarakat dalam bidang jasa keuangan butuh diperkuat. Sebab, peningkatan pemahaman ini akan mampu mengubah perilaku di sektor jasa keuangan, sehingga mengurangi risiko yang berlebihan.

Lembaga keuangan memang tidak akan mudah menerbitkan atau memasarkan produk yang memiliki risiko tinggi,” terang mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang juga Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, di Rektorat Undip, Kompleks Gedung Widya Puraya Tembalang, Jumat (12/1).

Dia berbicara di hadapan Rektor Prof Dr Yos Johan Utama, Ketua Senat Prof Dr Sunarso, Sekretaris Universitas Prof Dr Anies, dan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Dr Suharnomo.

Forum itu sekaligus bagian dari rencana pengukuhan gelar profesor untuk Muliaman M Hadad yang kini resmi menjadi guru besar ke-113 Undip, Sabtu (13/1) ini.

Kecakapannya di bidang keuangan dan perbankan membuat dia didaulat jadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan dipercaya memberikan sumbang saran pemikiran sebagai guru besar.

Peraih doktor dari Monas University Australia ini juga dipercaya untuk menjabat Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Undip.

Tiga Kali Lipat

Lulusan S-1 Universitas Indonesia (UI) itu memberikan gambaran mengenai sepuluh tahun terakhir pertumbuhan aset industri keuangan domestik yang mencatat angka hampir tiga kali lipat.

Awalnya pada kisaran Rp3.329 triliun pada 2009 menjadi Rp 9.668 triliun per triwulan III 2017. Pertumbuhan keuangan dan ekonomi domestik juga menunjukkan pergerakan searah yang mendukung peran strategis sektor jasa keuangan

”Potensi pertumbuhan aset sektor keuangan dalam negeri bahkan masih tetap besar, didukung faktor jumlah penduduk usia produktif yang besar.

Proses industrialisasi di perekonomian yang diharapkan semakin efektif ini muncul setelah kebutuhan infrastruktur dasar terpenuhi.

Kemudian juga tingkat literasi jasa keuangan oleh masyarakat yang harus terus ditingkatkan,” paparnya. Yos Johan mengemukakan, pengangkatan Muliaman menjadi guru besar dilakukan melalui proses penyaringan keilmuan yang sangat ketat.

Hal tersebut juga dilakukan setelah rapat dewan guru besar Undip memberikan lampu hijau. Lulusan S-2 John F Kennedy School of Government, Harvard University, AS ini resmi diangkat sebagai guru besar setelah turun SK Kemristekdikti.(H41-49)

Berita Lainnya


SMCETAK TERKINI