12 Januari 2018 | Internasional

17 Warga California Masih Hilang

SANTA BARBARA- Ratusan petugas penyelamat California hingga kemarin (11/1) masih berjibaku membongkar reruntuhan bangunan untuk mencari korban tanah longsor yang belum ditemukan. Sedikitnya 17 orang belum diketahui keberadaannya setelah bencana longsor melanda negara bagian itu pada Rabu (10/1) dini hari. Korban tewas dilaporkan bertambah empat orang menjadi 17 orang, kemarin.

Sementara itu korban luka-luka mencapai 28 orang. Lebih dari 100 rumah ambruk dan 300 lainnya rusak. "Saat ini, aset kami difokuskan untuk menentukan apakah ada orang yang masih hidup di dalam bangunan yang telah rusak," kata Sherif Santa Barbara County, Bill Brown, kepada CNN, Rabu (10/1) waktu setempat.

Petugas telah menyisir 75 persen wilayah penuh puing bangunan. Lebih dari 500 personel penyelamat dan 10 anjing pelacak dikerahkan untuk mencari korban selamat. Petugas penyelamat menggunakan helikopter dalam pencarian lantaran jalur darat terputus akibat tumpukan lumpur serta pohon-pohon dan tiang listrik yang tumbang. Seorang pekerja penyelamat, Berkeley Johnson, menangis saat menemukan sebuah boneka penuh lumpur di anatra puing-puing. Johnson mengatakan, pemilik boneka itu adalah balita perempuan berusia dua tahun yang menderila luka di bangian pinggul dan kini tengah dirawat di rumah sakit. "Saya tidak tahu bagaimana bayi itu selamat," kata Berkeley kepada surat kabar Santa Barbara, Independent.

Johnson mengatakan, dia dan istrinya, Karen, mendengar suara tangis bocah itu sesaat setelah banjir bandang yang membawa lumpur menerjang kawasan itu. Dia dan istrinya kemudian memutuskan untuk turun dari atap rumah guna mencari bocah tersebut. Pasangan itu bersama-sama petugas pemadam kebakaran kemudian menggali lumpur untuk mengeluarkan bocah tersebut. "Seandainya kami tidak ke sana, saya kira anak itu tidak akan selamat," tambahnya.

Polisi mengatakan 17 orang masih hilang. Korban tewas hingga Rabu sore tercacat sejumlah 17 orang. Lebih dari 50 orang telah diselamatkan namun banyak tempat masih belum bisa diakses. Beberapa jalan ditutup, termasuk jalan raya utama yang menurut pihak berwenang tidak akan dibuka kembali sampai hari Senin.(cnn,rtr-mn-53)

Berita Lainnya