image

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

18 Maret 2018 | 20:31 WIB | Liga Indonesia - Nasional

PSIS Ditahan Imbang PSIR

  • Psikologis Pemain Dinilai Goyah

REMBANG, suaramerdeka.com - Pemecatan pelatih kepala dan jadwal di luar lapangan yang padat beberapa hari terakhir, memiliki imbas besar pada peforma PSIS Semarang.

Saat menghadapi PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang, Minggu (18/3) sore, yang berakhir imbang 1-1. 

Gol PSIS dipersembahkan Bruno Silva di menit ke-71 dan dibalas gelandang PSIR, Yoni Ustaf di menit ke-75 lewat titik penalti.

General Manager PSIS, Wahyu Winarto mengakui penampilan skuatnya tidak seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. Dia menilai kejadian dan jadwal sepekan terakhir cukup menguras tenaga para pemain.

''Tidak ada pelatih kepala saya lihat berpengaruh pada permainan tim. Pasti secara psikologis pemecatan Pak Subangkit kemarin punya andil dalam permainan anak-anak di lapangan. Namun bukan hanya itu saja yang membuat mereka menurun,'' kata pria yang akrab disapa Liluk usai laga. 

Dia menyebut tiga hari ini pemain menjalani tes medis, workshop bersama PSSI terkait rule of the game dan terakhir mendatangi prosesi peluncuran jersey terbaru dalam tiga hari yang berurutan. Apalagi Haudi Abdillah dan kolega datang di Rembang pada Sabtu (17/3) pukul 24.00 usai siangnya mengikuti launching jersey.

''Namun hal ini saya rasa tidak akan berlarut-larut. Sebab pada Selasa (21/3) atau Rabu (22/3) nanti kami akan umumkan pelatih kepala yang akan menangani tim usai melakukan rapat besar manajemen pada Senin (20/3) ini. Ada empat calon pelatih asing dan dua pelatih lokal yang sudah ada di tangan kami untuk dipilih. Saya rasa tim akan siap meghadapi laga perdana Liga 1 akhir pekan depan,'' lanjut Liluk.

Sementara itu, perwakilan Manajemen PSIR Rembang, Wiwin Winarto mengatakan timnya sangat senang bisa menjajal PSIS sebelum kompetisi Liga 2. 

Dia juga melihat pemain sudah komplet dan tinggal pematangan dalam beberapa pekan ke depan. Dia senang timnya bisa menahan imbang tim promosi Liga 1 tersebut.

''Laga melawan PSIS ini kami lihat untuk mengukur penampilan dan mental pemain untuk menghadapi kompetisi. Kemungkinan akan ada satu kali uji coba lagi baik kandang atau tandang,'' kata Wiwin.

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )