image

PAKAI HELM PENGAMAN: Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono membantu perwakilan pekerja memakai helem pengaman ketika Apel Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (14/2) pagi. (suaramerdeka.com/dok)

14 Februari 2018 | 22:06 WIB | Semarang Metro

Pekerja Wajib Test Kesehatan Berkala

UNGARAN, suaramerdeka.com- Seluruh manajemen perusahaan atau pemberi kerja di Kabupaten Semarang diwajibkan untuk menggelar test kesehatan berkala terhadap pekerjanya. Instruksi tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono ketika Apel Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (14/2).

Menurutnya, tes kesehatan berkala perlu ditempuh guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan para pekerja. Hal itu tentu bisa mengurangi risiko terjangkit penyakit akibat kerja. “Bahaya radiasi atau kondisi di tempat kerja bisa menyebabkan penyakit bagi pekerja. Maka sudah selayaknya, cek kesehatan berkala diperhatikan perusahaan atau pemberi kerja,” katanya.

Apel kemarin, diikuti oleh anggota Forkompimda, perwakilan OPD terkait, dan ratusan pekerja dari berbagai perusahaan di Bumi Serasi. Ada pun Pencanangan  Bulan K3, ditandai dengan penyerahan bendera K3 serta pemakaian rompi, dan helem pengaman kepala oleh Sekda Gunawan Wibisono kepada perwakilan pekerja.

Berbicara kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Semarang, Sekda menuturkan saat ini kondisi dan situasinya kondusif. Itu dibuktikan dengan angka kecelakaan kerja yang berada di bawah angka tingkat nasional.

Sambutan tertulis Menteri Tenaga Kerja RI, Hanif Dhakiri yang dibacakan Sekda merinci, angka kecelakaan kerja secara nasional pada 2016 menurun 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan 2017 sampai Bulan Agustus tercatat ada 80.392 kasus kecelakaan kerja.
“Khusus di Kabupaten Semarang angka kecelakaan kerja relatif kecil. Bahkan ada beberapa perusahaan yang sudah zero accident,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ditegaskan pula bila Pemkab Semarang senantiasa menerapkan kebijakan yang sejalan dengan Program Kementerian Tenaga Kerja RI. Yakni Sistem Manajemen K3 (SMK3), salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja sesuai amanat Pasal 87 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

(Ranin Agung /SMNetwork /CN40 )