image

foto ilustrasi - istimewa

14 Februari 2018 | 20:43 WIB | Suara Kedu

Pelaku Penyerangan Gereja Dibawa ke Jakarta

SLEMAN, suaramerdeka.com- Suliono, tersangka penyerangan terhadap Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, akhirnya dibawa ke Jakarta. Pemuda berstatus mahasiswa asal Pesanggrahan, Banyuwangi, Jatim itu, dibawa oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 pada Selasa (13/2) malam. “Semalam sudah dibawa Densus 88 ke Jakarta. Tujuannya untuk pendalaman materi penyidikan,” tutur Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, usai memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi di Mapolda setempat, Rabu (14/2).

Meski dibawa ke Jakarta bersama tim dari Densus 88, Kapolda masih enggan memastikan apakah tersangka memiliki keterkaitan dengan aksi-aksi teror lainnya atau tidak. Termasuk apakah akan diadili di wilayah hukum DIY.

“Apakah ada kaitannya dengan aksi teror atau tidak biar Densus yang menjelaskan. Untuk diadili nantinya dimana tergantung berkas pemeriksaannya itu dilimpahkan kemana,” imbuh jenderal bintang satu itu.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan penghargaan sebelas polisi berpretasi. Empat di antaranya ada polisi yang menangkap dan melumpuhkan tersangka Suliono ketika terjadi penyerangan terhadap Gereja St Lidwina. Keempat polisi itu Iptu Pujiono selaku Kasiwas Polres Sleman, serta tiga bragadir anggota Polsek Gamping, Sleman yakni Aiptu Almunir, Aiptu Prastyanto Julnaidi dan Brigadir Erwin Riza. Mereka mendapatkan piagam penghargaan dan pin, keempatnya dinilai berprestasi berdasarkan SK Kapolda DIY bernomor Kep/150/II/2018 tertanggal 13 Februari 2018 tentang Pemberian Piagam Penghargaan Kepada Anggota Polri Polda DIY yang Berprestasi dalam Pelaksanaan Tugas Kepolisian.

“Khususnya keempat polisi yang telah mendatangi TKP serta mengamankan pelaku penganiayaan dan penyerangan gereja, bahwa mereka telah bersikap tepat dan benar sesuai prosedur. Menembak di bagian yang tidak mematikan untuk melumpukan tersangka,” tandas Kapolda. 

(Gading Persada /SMNetwork /CN40 )