image

Foto: suaramerdeka.com / dok

14 Februari 2018 | 09:51 WIB | Suara Pantura

Kader PKK Adalah Ujung Tombak

TEGAL, suaramerdeka.com- Di depan ratusan Kader PKK Kota Tegal, Plt. Wali Kota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd kembali menyampaikan program unggulan yang menjadi prioritas, pada acara temu kader PKK Kota Tegal, di Auditorium BPPP (komplek SUPM Tegal), akhir pekan lalu.

Program tersebut yaitu untuk anak usia tujuh sampai dengan 12 tahun yang beragama islam, diwajibkan untuk dapat membaca Alquran, semua gang di Kota Tegal baik yang sudah dipaving maupun belum, ke depan secara bertahap akan dibeton. "Program betonisasi ini juga akan dibarengi dengan penerangan jalan umum (PJU) di seluruh wilayah Kota Tegal dengan menggunakan lampu LED yang lebih terang dan hemat energi," ucap Kang Nursholeh.

Tidak hanya itu Kang Nursholeh juga akan mengupayakan pembiayaan sejumlah 17.000 keluarga tidak mampu yang selama ini belum tercover oleh bpjs, asalkan mereka mampu menunjukkan SKTM. Jadim tidak ada lagi masyarakat kota tegal yang tidak mendapatkan layanan kesehatan yang semestinya, rumah tidak layak huni di tegal, direhabilitasi secara bertahap, program pemberdayaan perempuan di kota tegal agar semakin mandiri dan produktif melalui PKK Kota Tegal.

Lebih dari itu Kang Nursholeh juga menyampaikan bahwa peran dan kehadiran seorang ibu dalam keluarga, dalam rumahtangga adalah bagaikan bidadari bagi anak dan suami.

"Dengan adanya seorang ibu inilah seorang suami mempunyai teman hidup untuk berbagi suka dan duka, berbagi kasih sayang dan cinta serta berdiskusi saling mendukung jalannya rumah tangga. dengan adanya ibu inilah seorang ayah sangat terbantu dalam mendidik anak-anaknya, membawa keluarganya untuk melangkah maju. Dengan hadirnya ibu inilah anak-anak memiliki sosok panutan, sekaligus seseorang yang mengasuh, membimbing dan mendampingi dengan penuh kasih saying," tambah Kang Nursholeh.

Tingkatkan Motivasi

Kegiatan ini juga penting dan sangat tepat untuk meningkatkan motivasi para kader PKK dalam melaksanakan kegiatan pkk, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para kader pkk serta diperolehnya informasi dan inovasi dalam penyusunan dan pelaksanaan program PKK.

"Penting pula saya sampaikan bahwa seluruh anggota dan kader pkk juga harus sadar tentang perannya yang juga sebagai institusi masyarakat, membantu pemerintah  menyosialisasikan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga.  saya harapkan melalui jaringan pkk sampai ke dasa wisma, program pemerintah manfaatnya dapat semakin dirasakan oleh masyarakat," pungkas Kang Nursholeh.

Disampaikan pula oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Endang Nursholeh bahwa  peran kader PKK dalam pembangunan tidak boleh diabaikan baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional, bahkan bisa dikatakan bahwa kader PKK saat ini merupakan ujung tombak, "Program program yang menjadi prioritas keluarga akan ditindaklanjuti oleh oleh kader PKK hingga ke tingkat desa," ucapnya.

Ketua penyelenggara kegiatan temu kader PKK Kota Tegal tahun 2018, Ny Yuswo Waluyo, kegiatan selama dua hari ini ini diikuti oleh 255 kader yang terdiri dari, tim penggerak PKK Kota Tegal 38 orang, tim penggerak PKK Kecamatan 28 orang dan tim penggerak PKK Kelurahan sebanyak 189 orang.

"Tujuan Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan kader PKK, memberikan kesempatan bagi kader PKK untuk saling berbagi pengalaman antar peserta dan meningkatkan persahabatan dalam suasana kegembiraan, rasa bersatu dan kesatuan bagi kader," tambah dia.

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )