image

foto ilustrasi - istimewa

13 Februari 2018 | 23:54 WIB | Solo Metro

Usulan Pengajuan Pilkades Ditolak

BOYOLALI, suaramerdeka.com- Keinginan 244 kades agar pelaksanaan pemilihan kepala desa dimajukan sebelum pemilihan umum dan pemilihan presiden dipastikan tak bisa dipenuhi. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menyatakan menolak pengajuan jadwal Pilkades.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto mengungkapkan, pihaknya sudah menerima surat balasan atas konsultasi yang dilakukan sebelumnya. ‘’Kami sudah mendapatkan keputusan dari Kemendagri, terkait usulan pelaksanaan Pilkades yang dilakukan lebih awal,’’ katanya, Selasa (13/2).

Dijelaskan, semula para kades yang sudah mendekati akhir masa jabatan meminta agar Pilkades dimajukan sebelum agenda Pemilu. Hanya saja, sesuai ketentuan Kemendagri, Pilkades harus dilaksanakan usai Pemilu dan Pilpres. ‘’Kami usahakan pelaksanaan Pilkades tak terpaut jauh dari habisnya masa jabatan Kades, mungkin Juni 2019,’’ jelasnya. 

Penunjukan Bupati

Diakui, masa jabatan kades bervariasi. Ada yang habis pertengahan tahun ini, dan ada juga yang habis awal tahun 2019.  Untuk itu, sebagai jalan tengah, pelaksanaannya akan disegerakan agar pembangunan desa dapat terus dilaksanakan. ‘’Kebijakan-kebijakan strategis kan tidak boleh diambil atau diputuskan Penjabat (Pj) Kades. Makanya pelaksanaan Pilkades jangan sampai mundur terlalu lama,’’ imbuhnya. 

Terkait usulan agar kades setempat yang sudah habis masa jabatannya bisa menjadi Pj, pihaknya tak bisa mengabulkan usulan tersebut. Sesuai ketentuan tidak ada masa perpanjangan jabatan Kades. ‘’Nantinya, bakal ada Pj Kades yang diambilkan dari PNS. Nanti kami tunjuk Pj Kadesnya. Bisa berasal dari lingkungan Pemkab atau pegawai di tingkat kecamatan,’’ ujarnya. 

Ditemui terpisah, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (APDESI) Cabang Boyolali, Sugeng Haryanto, mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut. Selanjutnya, informasi akan  segera disampaikan kepada seluruh anggota. ‘’Secara pribadi saya menerima ketentuan itu, tapi teman-teman belum tahu. Nanti akan kami konsolidasikan lebih dahulu,’’ paparnya.  

(Joko Murdowo /SMNetwork /CN40 )

NEWS TERKINI