image

DIEVAKUASI: Tim gabungan Satreskrim Polres Brebes dan Polsek Bulakamba mengevakuasi jenazah Koniti (35), korban yang dibunuh oleh suami. (suaramerdeka.com/Bayu Setiawan)

13 Februari 2018 | 23:30 WIB | Suara Pantura

Suami Bunuh Istri dan Bayinya

BREBES, suaramerdeka.com- Tarmuji (35), warga RT 001 RW 002 Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, membunuh istri dan anak balitanya, Selasa dini hari (13/2). Pria itu nekat menghabisi istri Koniti (35) dan Dimas, anaknya yang baru berusia 14 bulan.

Sejumlah saksi mengatakan, sebelum menghabisi bayinya, pelaku diduga membunuh istri terlebih dahulu dengan cobek yang dipukulkan ke bagian kepala. Aksi itu terbongkar oleh anak pertama pelaku, Dewi Anjeli (11).

Saat hendak berangkat sekolah sekitar pukul 06.30 WIB, Dewi Anjeli menemukan ibunya sudah tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah di tempat tidur. Di bagian kepala korban ditemukan luka parah. Diduga korban dibunuh dengan cara dipukul dengan cobek di bagian kepala saat tertidur pulas. Cobek yang digunakan untuk menghabisi korban, saat ditemukan terbelah menjadi dua, dengan bercak darah.

Sementara, jasad bayi baru ditemukan tiga jam setelah kasus pembunuhan itu dilaporkan ke polisi. Tim gabungan Satreskrim Polres Brebes dan Polsek Bulakamba menemukan jasad bayi saat melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad bayi ditemukan tergeletak di pekarangan rumah korban dengan kondisi mengenaskan. Diduga bayi itu dibunuh dengan menggunakan pisau.

"Saat itu, saya kira ibu masih tidur dengan tertutup bantal. Namun saat saya akan membangunkan dan membuka bantalnya, ibu sudah meninggal dengan bersibah darah," tutur Dewi Anjeli, sambil menangis di depan jenazah ibunya.

Mengetahui itu, dia langsung berteriak sambil keluar rumah untuk meminta tolong. Sutikno (44), tetangga korban mengaku, saat mendengar teriakan anak korban, langsung menghampiri. Korban tewas di kamar dengan kepala penuh darah. "Saat itu saya langsung lari masuk rumah korban, dan menemukan korban sudah tewas," tandasnya.

Pelaku Kesal

Sementara itu, tak berselang lama dari kejadian, tim gabungan Satreskrim Polres Brebes dan Polsek Bulakamba menangkap pelaku saat bersembunyi di rumah orang tuanya, di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Pelaku tak melawan petugas, dan sedang berdiam diri di dalam kamar milik rumah orang tuanya.

"Pelaku sudah kami amankan beberapa jam setelah kejadian. Pelaku kini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Brebes," ujar Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto.

Tim Inafis Polres Brebes telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, cobek, pisau da baju milik korban.

"Korban ini (ibunya-red) kali pertama ditemukan oleh anaknya. Tak berselang lama, baru ditemukan jasad bayi di belakang rumah korban," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, lanjut Kapolres, pembunuhan dilatarbelakangi pelaku kesal terhadap istri. Motifnya, pelaku mengaku sering diejek dan bahkan dengan kata-kata kasar oleh istri, terutama kalau menyangkut persoalan ekonomi. "Pelaku mengakui dalam kondisi sadar telah melakukan pembunuhan ini. Sedangkan motifnya karena ekonomi," jelas Kapolres. 

(Bayu Setiawan /SMNetwork /CN40 )