image

foto: suaramerdeka.com/Setyadi Dwi

14 Januari 2018 | 21:00 WIB | Pilkada Serentak

Usung Hasanah, PDI Perjuangan Ingin Cetak Sejarah

BANDUNG, suaramerdeka.com- PDI Perjuangan ingin mencetak sejarah dalam mengusung pasangan Hasanah, mantan Sesmil, Tubagus Hasanuddin, dan eks Kapolda Jabar, Anton Charliyan, pada Pilgub Jabar 2018. Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar, Abdi Yuhana, kemenangan pasangan tersebut akan memutus penantian selama 62 tahun atas kemunculan kader partai di puncak jabatan eksekutif di provinsi tersebut. 

Terakhir partai banteng dalam lingkaran itu menempatkan Sanusi Hardjadinata sebagai Gubernur Jabar periode 1951-1956. Seiring rentang waktu yang lama, termasuk masa sistem pemilihan yang berbeda, belum ada lagi gubernur dari kader PDI Perjuangan yang menempatinya. "Karenanya pada 2018, kita ingin menciptakan sejarah gubernurnya dari PDI Perjuangan, kita harus menciptakan sejarah itu," katanya pada peresmian Posko Pemenangan Pilgub Banteng Muda Indonesia (BMI) Jabar di Bandung, Minggu (14/1).

Untuk itu, Abdi Yuhana yang juga menjabat Ketua Tim Pemenangan Hasanah, meminta semua elemen bisa bertindak solid, mengedepankan gotong royong, dan habis-habisan dalam mengenalkan Hasanah. "Kita harus bertarung betul-betul, karena medan pertempuran bakal dibuka Februari mendatang dengan dimulainya masa kampanye, dan kita ingin memastikan program kita sesuai dengan keinginan rakyat Jabar," katanya.

Ketua DPP BMI Pusat, Ketut Sustiawan menambahkan, Pilgub Jabar 2018 harus dijadikan momentum untuk menempatkan kembali seorang nasional di puncak kepemimpinan eksekutif pasca Sanusi Hardjadinata. "Ini momentumnya, karenanya kita mesti berjuang sekeras-kerasnya, sampai kita menang. Jangan ada kata menyerah, kader jangan bebani partai kita harus mandiri dengan semangat gotong royong untuk menuntaskan misi tersebut," katanya.

Hal senada dilontarkan Ketua DPD BMI Jabar, Ineu Purwadewi Sundari. Baginya, kunci kemenangan pasangan Hasanah adalah dengan merapatkan semua barisan. Konsolidasi benar-benar dioptimal untuk menggenjot aksi di lapangan. "Kita siapkan relawan dan komunitas banteng muda, terutama di sosmed, sebagai bagian dari pemenangan. Ini bisa menjadi modal bersama, kita juga gotong royong untuk kerja politik ini. Sehingga BMI dapat berkerja untuk kebesaran PDI Perjuangan," tandas Ineu, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jabar itu.

(Setiady Dwi /SMNetwork /CN40 )