Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   

Broker Calon TKI Korea PDF Cetak E-mail
Penilaian Pembaca: / 25
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Sulistiya   
18-05-2009,
Bekerja di luar negeri adalah pilihan bagi masyarakat yang mengalami keadaan ekonomi sulit seperti sekarang ini. Memang itu pilihan terakhir setelah mencari pekerjaan kesana kemari di negeri sendiri tidak membuahkan hasil.

Bila benar-benar ingin berangkat ke luar negeri, langkah pertama untuk bisa mendapatkan informasi peluang kerja di luar negeri adalah lewat Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) setempat. Dari situ bisa di ketahui negara mana yang memerlukan tenaga kerja.

Meskipun demikian ternyata sebagian masyarakat masih banyak yang lebih percaya calo dan broker dalam urusan proses keberangkatan kerja keluar negeri ketimbang proses sesuai Depnaker. Sehingga tetap saja banyak calon TKI yang tertipu dengan bujuk rayu para broker dan calo. Parahnya lagi calo dan broker itu kadang berasal dari dalam lembaga yang menjadi "pelarian" para pencari kerja itu sendiri alias Depnaker.

Khusus untuk pengiriman TKI ke Korea hanya BNP2TKI yang bisa memproses kerja di Korea. Tidak ada lagi yang bisa memproses keberangkatannya. Dan PJTKI sudah tidak ada wewenang lagi dalam proses pemberangkatan dan perekrutan TKI ke Korea. Jangan sekali kali percaya pada omongan broker dan calo yang katanya bisa memberangkatkan kerja ke Korea.

Minat calon TKI ke Korea dari tahun ke tahun semakin bertambah. Mengingat gaji dan perlindungan hukumnya yang lebih baik. Ini bisa terlihat dengan melihat minat calon TKI yang ikut ujian kemampuan bahasa Korea tanggal 9 dan 10 Mei kemarin sekitar 40 ribu peserta lebih terbagi beberapa daerah di seluruh Indonesia. Sedang daya tampung dan pemintaan TKI kita yang telah disetujui pemerintah Korea kuota TKI tahun 2009 hanya 5 ribu orang.

Keadaan inilah yang memungkinkan para calo dan broker bermain mencari mangsa bagi para TKI yang lengah. Dengan janji  bisa mempercepat proses kerja dengan cepat. Asal membayar uang muka dibayar untuk biaya proses itu. Tergiur janji kosong itu para calon TKI mengeluarkan dana sesuai yang diminta para broker dan calo. Akhirnya bukan bekerja di Korea yag didapat tapi uang melayang seperti kasus di Cilacap banyak yang tertipu beberapa waktu yang lalu.

Berikut penulis sampaikan pengalaman untuk proses setelah dinyatakan lulus tes bahasa Korea.

Pertama, mengisi semua data pribadi untuk dikirim ke negara korea dan dipromosikan pada perusahaan yang membutuhkan TKI. Semua ini yang mengirim BNP2TKI pusat di Jakarta. Isi data pribadi sesuai dengan data yang valid. Jangan sekali kali memberiakan pada orang lain termasuk orang yang mau mempercepat proses kertas lampiran formulir pendaftaran yang  di kirim ke BNP2TKI tersebut.

Semua dokumen asli jangan sampai dipegang calo dan broker. Karena formulir ini sangat diperlukan saat PAP (Pembekalan Akhir Pemberangkatan). Tanpa surat ini tidak diakui bahwa telah mendaftar untuk kerja ke Korea. Karena pada saat PAP kalau semua dokumen dibawa broker otomatis dia tahu bahwa Anda dapat panggilan untuk PAP dan kesempatan untuk menguras uang calon TKI.

Kedua, setelah data terkirim ke Korea tinggal menunggu apakah data yang terkirim diambil oleh majikan atau tidak. Semua ini yang menentukan perusahaan langsung di Korea, tidak ada pihak yang bisa mempercepat perusahaan agar mengambil calon TKI. Setelah dinyatakan ada perusahaan yang mengambil data calo TKI maka keluarlah Standard labour Contrac (SLC), tinggal menunggu panggilan PAP.

Ketiga, jangan lupa membuka situs resmi di www.tki.or.id/bnp2tki.go.id agar selalu mengetahui informasi yang berhubungan dengan keberangkatan ke Korea. Bila ada undangan untuk PAP, periksa dan cek di situs itu. Di situ bisa diketahui apa data terkirim, sudah turun SLC atau bahkan panggilan untuk mengikuti PAP dan siap menunggu penerbangan untuk segera menuju ke negara Korea. Jangan percaya dengan siapapun termasuk oknum orang depnaker sendiri kalau tidak ada di situs itu.

Dengan begitu para calo dan broker yang mengaku bisa mempercepat proses kerja ke Korea maksimal hanya bisa mempercepat pengiriman saja. Karena dengan program G to G (Goverment to Goverment) seperti yang berlaku untuk negara Korea Selatan dan Jepang sangat meringankan calon TKI dengan biaya Rp 5.455.000 calon TKI dapat kerja ke Korea. Pada saat PJTKI yang merekrut dan memproses biaya proses sampai ke Korea sampai puluhan juta rupiah.

Anehnya situasi yang demikian banyak calon TKI yang punya prinsip kalau tidak memakai calo tidak bisa bekerja ke Korea. Padahal kenyataan banyak yang sudah bekerja tanpa broker dan calo. Karena tanpa calo pun proses tetap berjalan. Peran calo dan broker hanya menunggu proses seperti para calon TKI. Setelah itu dia mengatakan yang memproses dan mengurus semua tahap sampai siap berangkat dan minta imbalan uang kadang sampai puluhan juta. Diawali dari calon TKI sendiri yang tidak percaya pada calo, lambat laun para calo dan broker semakin kecil ruang lingkupnya untuk mencari mangsa.

Demikian sekelumit pengalaman penulis semoga ada manfaatnya bagi yang berminat bekerja ke negeri gingseng Korea Selatan.

Views: 8575

Komentar (18)
RSS comments
1. 24-02-2013 17:16, 17:16
broker calon tki korea
salam seluruh saudaraku yang bekerja di KOREA n JEPANG semoga selalu dalam lindungan ALLAH SWT. beri terus informasi yang benar a gar saudara 2 kita jangan sampai tertipu.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
2. 31-10-2012 21:35, 21:35
minta info
aq ada niat ke korea.. dulu perna jd tki d taiwan diprpses sm penyalur,, 
... kira kira brapa biaya yg harus disiapin klo kita proses sendiri lansung ke depnaker ?? mohon info nya ya 
pleaseee :)
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
3. 01-04-2012 18:58, 18:58
PAKE CALO YES,TANPA CALO JUGA YES
Yang jelas kemantapan diri kita aja,mo pake cara bersih apa kotor.calo biasanya orang BNPTKI sendiri...Tips dari saya,Kalopun mau pake calo haruslah yang bayarnya dibelakang,dan kita menjaminkan paspor kita...Kita merasa aman dan calo pun punya pegangan dia bakal dapat duit dari kita setelah KERJASAMA ini selesai.... :grin :grin :grin :grin :grin CALO=ORANG PEMERINTAHAN
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
4. 09-11-2009 07:27, 07:27
bubarkan BNP2TKI
BUBARKAN AJA BNP2TKI UDAH SENDING MASIH AJA BLM BERANGKAT MALAHAN ADA OKNUM BNP2TKIMINTA UANG BUAT PROSES PENGGURUSAN SLC BNP2TKI BUBAR AJA DAH BIAR SWASTA YANG NGURUS BNP2TKI KAGAK BECUS NGURUS TKIMAUPUN CTKI
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
5. 07-10-2009 18:57, 18:57
Telkomsel
Slmt tinggal telkomsel.dl sinyal km bgs sekarang ...dimgl didaerah curug silawe kajoran sinyalnya timbul tenggelam.sy sekarang sdh pindh operator lain sinyal kuat
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
6. 05-06-2009 15:41, 15:41
sogokan
saya juga mau nyogok asal jangan pura2 bersih,harusnya jangan nyuruh perantara,jadi orang bnp2tki dan depnaker sendiri yang terima sogokan dari tki supaya tepat sasaran,yang penting berangkat ke kotea
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
7. 02-06-2009 09:42, 09:42
bukan rahasia lagi
mungkin temen2 juga ta u bahwa bukan rasia lagi bahwa anak2 yang brangkat lewat calo atau briker itu adalah calonya oknum dari BNP2TKI sendiri ga percaya tanya aja keluarga yang jadi tki di korea
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
8. 25-05-2009 10:21, 10:21
oknum bnp2tki iblis brwujud manusia
hai oknum bnp2tki drakula berbulu marmut! biadab kau!!! sudah berapa ctki yang kau akali duitnya,dasar otak udang keparrrrat!!!,tapi inget lu ye ,kejayaan lu sebagai pejabat busuk pasti suatu saat akan berakhir,buktinya suharto,lu dengan pd nya duduk di ruangan full ac,mencla mencle kaya ketek,sementara tki nyawa taruhannya ,lu masih sirik saja ,belum dapet kerja ke luar negri, udah lu peras kantong ctki yang sengsara ,kalau lu ga becus urus ctki,sono tukeran ,lu aja yang jadi tki ,biar nyaho lu rasanya ngadepin mesin di pabrik korea yg panas dan bikin badan kaku,lu sopan dikit sama ctki ,sebab yang lu anggep gembel,ternyata masih banyak juga keturunan ningrat dan terdidik, lu jangan terlalu pd, kerja asal aja kok.
Guest
9. 25-05-2009 09:57, 09:57
solusinya
solusinya gampang saat Pilpres pilihlah Presiden yg benar-2 mampu mewujudkan dunia ketenagakerjaan kita yg memakmurkan dan menyejahterakan rakyat
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
10. 22-05-2009 15:48, 15:48
Hebat....
Baik saya pribadi maupun maupun teman2 yg lain pastinya sudah tahu ttg permainan ini. menurut saya, hal ini toh terjadi krn memang bobrok nya sistem di BNP2TKI itu sendiri tentunya selain faktor kekurangpahaman CTKI yg berminat ke korea.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya


Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   
©2008 SuaraWarga - Suara Merdeka CyberNews Groups
Groups
Suara Merdeka

PENCARIAN
ANGGOTA





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
TERPOPULER
TERBAIK
POLING
Apakah Suara Warga ini memberikan manfaat bagi anda?
 
KOMENTAR TERBARU
apakah ini yang dinamakan cinta kadang terkadang bikin set...
selengkapnya...

untuk lamanya kuliah berapa lama ya? dan untuk biyaya masukn...
selengkapnya...

Tidak semua MLM itu haram,kita perlu mengamati dengan teliti...
selengkapnya...

Karena karyawan JNE cimone-tangerang menyempelekan komplain ...
selengkapnya...

Yang ingin diskusi tentang kebudayaan Jepang, bisa hubungi n...
selengkapnya...