Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   

Sumber Alam, Sumber Masalah PDF Cetak E-mail
Penilaian Pembaca: / 50
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Praditya   
20-07-2009,
Saya sangat kecewa dengan sikap dan pelayanan dari agen bis Sumber Alam. Pengalaman ini saya alami ketika saya dan istri saya akan melakukan perjalanan ke luar kota dalam urusan bisnis.
 
Saya tinggal di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang. Pada hari jumat yang lalu, 17 Juli, kami mendapat undangan untuk menghadiri rapat bulanan perusahaan yang kami pegang. Pertemuan kali ini disebutkan akan diselenggarakan di kota Kebumen. Bukan perusahaan besar memang, namun penghasilan yang kami terima tiap bulannya cukup untuk menghidupi kebutuhan, dan kami sebagai pemegang saham terbesar berkewajiban untuk menghadiri rapat tersebut.

Berhubung kendaraan pribadi kami sedang turun mesin beberapa hari yang lalu, kami memutuskan untuk menggunakan jasa perjalanan umum. Setelah mencari info ke relasi-relasi, ada dua pilihan yakni travel agent dan bus. Kami memilih bus  Sumber Alam yang memang melewati kota Kebumen dengan pertimbangan bahwa di kota Kebumen kami juga masih memiliki sanak saudara yang kebetulan bersedia menjemput kami.

Siang harinya, kami langsung melakukan reservasi seat via telepon, dan kami dipersilakan untuk langsung datang saja ke agen Sumber Alam tersebut yang berada di satu lokasi dengan terminal bus Bawen.

Hari berikutnya, jam 8 kami berangkat menuju terminal Bawen yang berjarak sekitar 20 menit dari rumah kami dengan diantar sopir kantor cabang Ambawara. Setibanya di terminal, kami langsung mencari-cari kios agen Sumber Alam yang ternyata tidak begitu susah untuk menemukannya. Sedangkan sopir kantor yang memang sudah saya kenal baik, saya minta untuk menunggu hingga saya dan istri berangkat. Diapun mengangguk setuju.

Kami langsung ke bagian ticketing untuk membeli tiket tempat duduk untuk jam 9 pagi, kamipun melakukan pembayaran secara cash dan mencari bangku kosong di sekitar kios tersebut untuk istirahat sejenak sembari menanti bus yang akan kami tumpangi.

Setelah 40 menit berlalu dari jam 9, barulah bus Sumber Alam tiba di terminal. Dan kami segera menuju ke bagian ticketing lagi untuk re-check, apakah bus itu yang akan saya tumpangi. "Benar, Pak, " ujar mbak ticketing, "tapi penuh."

Sontak saja, saya kaget mendengar jawaban itu. Bagaimana bisa sebuah agen bus, yang menurut penilaian saya sudah lama berdiri jika dilihat dari poster, foto, dan cat tembok yang sudah kusam dimakan asap kendaraan, bisa mengatakan "penuh" semudah itu. Apalagi saya sendiri sudah memegang tiket.

Kalau memang sudah penuh seharusnya tidak ada tiket yang dijual, atau paling tidak mereka memberi konfirmasi ke calon penumpang bahwa bus jam sekian jurusan A penuh. Bukannya malah menunggu bus tiba di terminal baru mereka bisa mengatakan bahwa bus penuh.

Benarkah agen-agen bus di sini semuanya 'resmi'? Mengapa bisa terjadi hal seperti ini.

Saya sungguh kecewa, setelah jauh-jauh melakukan perjalanan ke terminal Bawen, dan menghabiskan waktu hampir satu jam untuk menunggu bus, tapi pada akhirnya jawaban dari agen bus hanya "bus penuh" dan tanpa solusi.

Setelah terjadi debat yang cukup singkat, akhirnya datang seorang bapak-bapak, yang dari gayanya bahwa dia pemilik kios ini, dan malah menantang saya. "Udah, sekarang Bapak maunya apa?"

Lho? Kok musti tanya mau saya apa. Saya tertawa kecil mendengar pertanyaan yang nadanya lebih mirip cemoohan bagi saya.
Memang, saya dan istri saya hanya 2 calon penumpang dari sekian lainnya, yang mana berarti hanya sekian persen dari pendapatannya. Tetapi di mana pertanggungjawaban sebagai agen bus terhadap calon penumpangnya? Malah, penanggungjawab itu pun sempat menantang saya untuk melaporkan hal ini ke polisi. Lah, buat apa? Buang-buang waktu saya saja.

Daripada berlama-lama tanpa solusi, saya memutuskan menarik kembali uang tiket yang sudah saya bayarkan tadi. Saya dan istri langsung keluar pintu terminal dan menuju ke mobil kantor yang diparkir tak jauh dari pintu keluar.

Akhirnya saya bepergian dengan menggunakan jasa travel agent yang memang sedikit lebih mahal. Dan saya hanya bisa berdoa dan berharap agar tingkat pelayanan terhadap konsumen di Indonesia semakin meningkat. Kalau saja ada layanan konsumen untuk jual beli jasa.

Views: 15702

Komentar (22)
RSS comments
1. 11-11-2013 20:34, 20:34
sumber alam the best transportation
Saya sudah turun-temurun menggunakan jasa PO Sumber Alam tidak ada masalah,,pelayanan yang di berikan sangatlah memuaskan sejak saya masih kecil hingga saat ini saya sudah mempunyai anak,,kalau pun sumber alam mempunyai masalah tidaklah mungkin PO tersebut mendapatkan banyak sertifikat penghargaan,,so don't just judge !!!
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
2. 14-02-2013 00:15, 00:15
sumber alam the best transportation
mohon pihak management sidak secara rahasia apakah benar adanya agen dan kru nakal apabila benar harus diambil sanksi yang tegas tanks
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
3. 20-11-2012 12:44, 12:44
Keramahtamahan
Untuk PO.Sumber Alam YTH, 
untuk keramahtamahan crew mulai dari agen sampai awak bus tolong di tingkatkan lagi, saya selama ini sebagai pengguna setia PO.Sumber Alam.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
4. 13-11-2012 12:03, 12:03
netral
ah saya dari pergi merantau ke jakarta dari jogja.. dari dulu sampai saya punya anak istri di jakarta. pelayanan po.sumber alam cukup memuaskan. malahan anak2 saya sering naik di depan ngobrol bareng supir dan kernet, sampai akrab dan manggilnya pakde.
po.sumber alam lanjutkan
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
5. 20-07-2012 15:55, 15:55
Sumber Alam Mengecewakan
Sama Saya dulu pelanggan sumber alam bekasi-magelang. tapi dulu pernah dikecewakan karena alasan mesin di daerah ciasem saya dari AC Toilet jadi ekonomi Tanpa ada penggantian selisih harga Tiket.Orang tua saya coba komplain ke pool pondok ungu tapi hanya di janji-janjikan. kemudian saya tulis disurat pembaca Suara merdeka baru ditindak lanjuti.ada pihak yang datang kerumah memberikan kenang"an payung & kaos serta uang selisih harga tiket.yang saya sayangkan kenapa harus saya emnulis surat pembaca baru diperhatikan? kenapa kalo via telepon hanya di acuhkan? bukan karena selisih tiket masalahnya, tapi karena memiliki kekurangan yaitu mudah buang air kecil tiap jam makanya saya sangat tersiksa bila dipindah dengan bus lain tanpa pemberitahuan, sampai saya maaf ( harus menggunakan kantong lastik) ini masukan buat bapak judi agar membenahi manajemennya. terima kasih
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
6. 21-08-2010 01:37, 01:37
Sumber Alam Sumber Ketidak Nyamanan
Yang Namanya Bis Patas ya klo udah penuh jangan ditambah lg donk..Sampai-sampai ditambah kursi tengah, sangat tidak nyaman sama sekali, udah bayarnya sama lg..
 
Mendingan saya naik bus ekonomi...Dan harapan saya ada bis patas yang lebih baik lg..
 
Sumber Alan Sangat Mengecewakan 
 
:( :( :( :( :( :(
Guest
Koplik
7. 11-08-2010 03:14, 03:14
Tambah Kursi di Tengah
Saya adalah pelanggan Sumber Alam Jurusan Semarang-Cilacap atau sebaliknya. Langsung aja Bus Sumber Alam yang katanya PATAS ketika udah penuh, ternyata ketika masih ada penumpang yang mau naik tetep dinaikan dan ditambah kursi lipat ditengah antara kursi kanan dan kiri sampai memanjang kedepan, Jujur membuat jadi nyaman karena sesak. Apakah hal itu memang diperbolehkan dari manajemen atau inisiatif sopir dan kernetnya. Tolong kalo bus sudah penuh jangan lagi menaikan penumpang, katanya Patas, biar nyaman, enak, dan kerasan. Semoga Manajemen Sumber Alam merespon keluhan tersebut. Terima kasih
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
8. 25-04-2010 04:58, 04:58
saya rasa PO.Sumber Alam lebih baik dr p
maaf sebelumnya bukannya saya ingin ikut campur tapi saya rasa PO.Sumber Alam ini bus yg terbaik ,,,, dulu saya pernah pulng ke Kutoarjo menggunakan PO.Dedi Jaya tapi saya malah di turunkan di Purwokerto sedangkan harga tiket untuk ke Kutoarjo,,,,, alasannya karna sudah tidak ada lg penumpang ,,,, tapi setelah saya naik Sumber Alam dari Purwakarta meski hanya 16 orang Sumber Alam berangkat dan sampai kota tujuan ,,,, tidak benar kalau ada yg bilang Sumber Alam suka menaikkan penumpang di tengah jalan ,,,, mereka para sopirnya tertib dan sopan ditambah musik jawa yg di putar enak sekali tidak terlalu keras ,,,, dan satu lagi bis nya bersih tidak bau 8)
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
9. 14-03-2010 19:35, 19:35
supir SA ngantuk mulu
Kepada direksi PO.Sumber Alam saya hanya berharap untuk rute jakarta-kutoarjo adanya sopir tambahan(backup/cadangan)mengingat rute nya yang jauh..sampai sekarang sy masih trauma naik sumber alam gara2 sopir ngantuk nggak ada penggantinya sampai ber kali2 mau nabrak maksa jalan terus alasannya time of delivery,sy himbaukan kepada yang membaca artikel ini bila mau naik angkutan umum yg rutenya +-500km nanya dulu ke pengurusnya bila sopir nya single(1) mending cari alternatif lain untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan.thnks
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
10. 10-02-2010 07:03, 07:03
Sumber Alam Sumber Kekecewaan
Saya sependapat dengan bapak praditya,saya sering melakukan perjalanan dari semarang-kebumen.Pada tanggal 1 Februari 2010 lalu saya sangat kecewa dengan pelayanan PO SA.Saya naik dari terminal Kebumen,bis sudah penuh sesak,ada beberapa tempat kosong tapi ternyata kursi sudah basah kuyup karena atap bus bocor,di tengah perjalanan msih saja "nekat" menaikkan penumpang,hasilnya ada 4 orang yang tidak dapat tempat duduk.Tidak itu saja,saya juga bingung sebenarnya bus ini Patas atau bis kota atau bus karyawan?? sampai di "kandang" kutoarjo,ada pegawai PO SA yg ikut naik..suasana seperti bis kota..di purworejo pun masih "nekat" menaikkan penumpang..ditambah kru yang tidak ramah...saya sangat kecewa dengan pelayanan PO SA.. :(
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya


Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   
©2008 SuaraWarga - Suara Merdeka CyberNews Groups
Groups
Suara Merdeka

PENCARIAN
ANGGOTA





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
TERPOPULER
TERBAIK
POLING
KOMENTAR TERBARU
apakah ini yang dinamakan cinta kadang terkadang bikin set...
selengkapnya...

untuk lamanya kuliah berapa lama ya? dan untuk biyaya masukn...
selengkapnya...

Tidak semua MLM itu haram,kita perlu mengamati dengan teliti...
selengkapnya...

Karena karyawan JNE cimone-tangerang menyempelekan komplain ...
selengkapnya...

Yang ingin diskusi tentang kebudayaan Jepang, bisa hubungi n...
selengkapnya...