Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   
Kaji Ulang Fatwa MUI; Merokok Haram PDF Cetak E-mail
Penilaian Pembaca: / 87
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Wiyanto, S.Pd   
22-08-2008,
Fatwa MUI bahwa merokok itu haram menuai kontroversi. Banyak pihak yang mendukung, namun lebih banyak yang menentang, bahkan menghujat.

Kak Seto, ketua Komnas Perlindungan Anak sangat mendukung fatwa itu, karena dia memang punya alasan jelas yaitu ingin menyelamatkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dari bahaya racun rokok.

Sementara pihak yang menentang, sebenarnya juga mengakui bahwa merokok pada dasarnya memang merugikan terutama kesehatan badan. Namun di sisi lain, mereka juga mengakui tidak sedikit sumbangan dari para pengusaha rokok. Beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, sponsorship program lingkungan hidup, pemerdayaan masyarakat, pembinaan atlet olahraga, dan lainnya.

Dalam bungkus rokok sudah jelas-jelas tertulis merokok dapat mengakibatkan serangan jantung, kanker, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin sebagai bentuk pringatan kepada para penikmat dan pecandu rokok. Namun sepertinya peringatan tersebut hanya menjadi tulisan tanpa makna. Sebab, semakin hari semakin bertambah jumlah pecandu rokok di negeri ini. Tidak hanya pria dewasa yang sudah bekerja, namun anak-anak sekolah juga sudah mulai kecanduan dengan barang yang mengandung zat nikotin ini.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah mengapa fatwa MUI tersebut baru akan dikeluarkan sekarang? Adakah sesuatu di balik penetapan fatwa itu?

Fatwa MUI tersebut andaikata benar-benar dikeluarkan atas dasar pemikiran para ulama, sebaiknya MUI harus dapat memberikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada umat tentang dasar penetapan fatwa haram tersebut, sehingga tidak kontroversial lagi.

Memang perlu dipikirkan lagi tentang sisi kemudaratan dengan segi manfaat dari merokok. Bila memang benar banyak sisi mudaratnya maka MUI jangan segan-segan untuk segera mengesahkan fatwa haram untuk rokok tersebut, namun seandainya dasarnya tidak jelas dan banyak merugikan umat maka fatwa tersebut harus segera dicabut. Sebab setahu penulis, dari dahulu tidak ada dalil yang mengatakan bahwa merokok atau rokok itu haram. Sehingga, MUI nantinya tidak mengambil keputusan yang bisa saja menghalalkan sesuatu yang haram dan sebaliknya mengharamkan yang halal.

 
 
 
 


Views: 12230

Komentar (79)
RSS comments
1. 15-07-2010 22:09, 22:09
Hati-hat Mengharamkan
Sy sepakat merokok tidak baik. Namun jika diharamkan, maka sangat banyak hal yang ikut haram krn bersinggungan dgn rokok. Jutaan umat Muslim menunaikan ibadah Haji dari bertani tembakau. Akankah Ibadah Haji mrk menjadi mardud? Ratusan ribu umat Islam dibiayai menuntut ilmu agama di Timur Tengah dari hasil business tembakau,Akankah ilmu mrk menjaadi haram? maka sebaiknya Merokok Tidak Diharamkam. Afwan.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
2. 29-03-2010 09:06, 09:06
merokok haram
Jangan menyalahkan MUI kalau mengeluarkan fatwa bahwa merokok adalah haram. Jangan bertanya mengapa fatwa haram tidak dikeluarkan sejak dulu karena MUI berfatwa dengan landasan Al Quran dan bukti bukti ilmiah bahaya merokok yang makin kuat. Mereka yang merokok adalah egois karena asap yang dikeluarkan sangat merugikan orang disekelilingnya
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
3. 20-03-2010 09:30, 09:30
Akhirnya Muhammadiyah Pun Mengharamkan
He..he... Akhirnya PP muhammadiyah mengharamkan rokok, Ada apa ini? kenapa nggak dulu-dulu pada saat negeri ini berdiri....
lihatlah para kyai di berbagai pondok pesantren kita...
sekarang yang kita percayai siapa, organisasi atau tokohnya?
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
4. 13-03-2010 13:29, 13:29
G Stuju (klo MUI smpe mncabut fatwanya)
jujur ane si perokok juga. tapi ane stuju bgt kalo rokok d haramin. biar ade alesan ane buat brenti. :)  
tapi bkn berarti ane dah berenti y. tp ane lagi nyoba si. tau bakalan kuat pa nggak. ;) 
lagian juga kesian bener klo ngliat anak2 pade ngerokok.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
5. 13-03-2010 13:28, 13:28
G Stuju (klo MUI smpe mncabut fatwanya)
jujur ane si perokok juga. tapi ane stuju bgt kalo rokok d haramin. biar ade alesan ane buat brenti. :)  
tapi bkn berarti ane dah berenti y. tp ane lagi nyoba si. tau bakalan kuat pa nggak. ;) 
lagian juga kesian bener klo ngliat anak2 pade ngerokok.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
6. 23-03-2009 20:00, 20:00
Merokoklah, maka anda bisa menjadi orang
sukses mati, 
sukses menderita penyakit jantung, 
sukses ketagihan, 
dan masih banyak lagi! 
Teruslah anda merokok!  
Maka anda bisa hidup sukses! 
:zzz
Guest
D
7. 29-01-2009 19:06, 19:06
Mari stop merokok....
Seharusnya kaum muslimin bersyukur krn MUI sdh memberikan kejelasan ttg hukum merokok, yg dari aspek kesehatan "lebih banyak buruk" daripada baiknya. Ulama bagi kaum muslimin adalah pewaris para Nabi dan kesepakatannya (Ijma') merupakan salah satu rujukan hukum, selain yg sudah tertera dlm Alqur'an atau Hadits. Oleh krn itu, bagi kita kaum muslimin yg awam dlm hukum Islam, mari kita ikuti sesuatu yang sdh difatwakan Ulama. Jangan terpengaruh oleh suara-2 sumbang yg mendiskreditkan ulama atas keluarnya fatwa haram merokok. Kredibilitas MUI tdk akan berkurang, seandainya fatwanya tdk diikuti ummat. Wong Sabda Allah SWT dalam Alqur'an yang sdh sangat jelas mengharamkan perbuatan seperti mencuri, berjudi, berzinah, minum khamar, suap menyuap, dsb masih banyak dilanggar manusia kok, apalagi fatwa MUI yg tdk ada sanksi dan denda apa-apa. Go MUI go....Yo wis, mau ikut fatwa monggo, gak ikut juga ora opo-opo, is up 2 u, take it easy man......
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
8. 26-01-2009 09:53, 09:53
netral
seharusnya MUI tidak usah membahas masalah haram atau tidaknya rokok karena kita lihat sekarang. di suara warga ini terjadi perpecahan antara perokok dan anti rokok yang mana adalah warga negara indonesia sendiri. kita lihat sekarang si perokok dan anti rokok saling ejek, dimana saling ejek itu biasanya ujung-ujungnya emosi. dan di dalam dan karena emosilah bisa memecahkan persatuan bangsa. padahal kita itu sama satu kesatuan republik indonesia.sebaiknya kita kembalikan pada diri kita masing-masing. ingat kita ini satu indonesia. jangan sampai si perokok dan anti rokok bercerai berai.
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
9. 03-12-2008 14:15, 14:15
Susah banget
Memang susah mikir negara ini..
 
Menghentikan yang jelas2 haram adalah susah.
Menambah materi produk haram susah.
Negara juga nggak mikir Rakyat.
Rakyat juga masa bodo pada negara.
Karena semua nggak mentingin Rakyat dan Negara.
Semua berjalan sendiri-sendiri.
 
 
Dengan Nama Allah aku berlindung kepada-NYA, dan tiada daya serta kekuatan kecuali dengan Pertolongan Allah.
 
Urusan dosa surga neraka, gue sudah paham.. kuturuti atau tidak.
yang menanggung beban adalah saya.
Semoga apapun yang terjadi semoga Allah membuka pintu maaf Buatku.
 
Aku nggak tunduk pada MUI, Rakyat lain, Negara, Hukum dll.
 
Only GOD can BEAT me!!
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
10. 19-11-2008 17:35, 17:35
egp
mau haram mau halal,egp.yang jelas mui.ikut2an barat.
daya pikir sendiri gak punya
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya


Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   
©2008 SuaraWarga - Suara Merdeka CyberNews Groups
Groups
Suara Merdeka

PENCARIAN
ANGGOTA





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
TERPOPULER
TERBAIK
POLING
KOMENTAR TERBARU
penulis dikejar dari dalam dan luar. dari dalam diri karen...
selengkapnya...

memberikan teladan bagi anak-anak didik tidak semata-mata be...
selengkapnya...

mari kita satukan indonesia demi tercapai nya suksea ///
selengkapnya...

bagusss bs ditambah lagi dunk pendapat dari Purdi E chandra ...
selengkapnya...

sy yg biasa mudik dr semarang ke banjar biasa lewat bandunga...
selengkapnya...

MASCOM WAWASAN CEMPAKA OLGA OTOSPEED SUARA SAKTI TRAX FM