Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   

Sisi Positif Internet dan Facebook PDF Cetak E-mail
Penilaian Pembaca: / 2
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Fatkhul Muin   
01-10-2009,
Internet saat ini merupakan tehnologi yang mau atau tidak mau harus kita terima. Positif atau negatif dampaknya, tergantung dari kita yang memanfaatkan tehnologi tersebut. Saya sendiri mendapatkan banyak manfaat dari koneksi internet, yakni menemukan kembali teman-teman yang tak berkabar selama hampir dua puluh lima tahun.

Hari Lebaran kemarin merupakan hari yang membahagiakan bagi keluarga kami. Betapa tidak, teman yang hampir dua puluh lima tahun berpisah berkunjung untuk berlebaran di rumahku. Perjumpaan dengan pak Agus ini awalnya hanya kebetulan saja, yaitu lewat Facebook yang saat ini sedang ramai dikunjungi para pemilik ponsel ataupun para blogger.

Saya mengenal internet kurang lebih baru sebulan. Bagi kami yang tinggal di desa terpencil, internet merupakan barang baru dan mahal, sehingga pengguna internetpun bisa dihitung dengan jari. Kebanyakan mereka berinternet waktunyapun tidak banyak, karena masalah biaya yang lumayan mahal. Namun sayalah orang yang paling beruntung, meskipun di pedesaan saya telah menikmati internet 24 jam seharinya dalam jangka waktu 30 hari, tarifnya`pun tergolong murah karena tidak lebih dari 500 rupiah perjamnya.

Iseng-iseng saya mencoba masuk ke situs Facebook, dan mencoba-coba mencari teman dengan mengandalkan memori yang telah lebih dari 25 tahun tersimpan. Dengan menggunakan bantuan si mesin pencari mbah google saya klik nama satu teman saya di SMA dulu yang agak menonjol prestasinya karena menurut kabar dari teman lainnya si dia ini disekolahkan pak BJ Habibie (waktu itu Menristek) lewat BPPT ke Jepang. Ahamdulillah sekali klik saja sudah ketemu nama yang saya cari hampir dua puluh lima tahun yang tidak lain adalah pak Agus tamu istimewaku hari ini. Dari Facebook itulah akhirnya kita bertemu juga teman-teman lainnya dam yang menghebohkan mereka bertempat tinggal yang berpencar-pencar dan profesinyapun beragam.

Kembali pada pak Agus yang alumni Jepang tulen tersebut, mengapa saya katakana tulen karena pendidikan yang ia raih dari  S1 dari Saga University, Science & Engineering, Information Science, 1990.04-1994.03., S2, Japan Advanced Institute of Science & Technology (JAIST), Tachikawa Japan, Information Management, 1994.04-1995.03, 1996.10-1998.03.dan S3, the University of Electro-Communications (UEC), Tokyo Japan, Information Management, 2001.04-2005.03. Dan yang lebih membanggakan ketiga-tiganya bea siswa alias gratis tis tis alias tidak mengeluarkan biaya. Sungguh luar biasa menurut saya.

Dia bercerita di Jepang sana selain belajar dia juga memboyong keluarganya, sehingga sehabis nikah istri tercintanya pun dibawa ke negeri matahari terbit itu. Dan hasilnya selain ilmu yang ia dapatkan, juga tiga dari empat anaknya sekarang lahir di sana. Oleh karena itu dengan berseloroh saya bilang, “Pak, tiga anak pak Agus juga Made In Japan ya? kataku. Dia dan istrinya hanya tersenyum simpul saja. Ketika ditanya pekerjaan Pak Agus mengatakan kini dia bekerja di kantor Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian (Serpong). Dan bila ada waktu luang saya sekeluarga dipersilahkan mampir ke rumahnya.

Di rumah saya yang sederhana Pak Agus yang asli Demak, istri dan keempat anak aku jamu seadanya, panganan ala lebaran dalam toples-toples kecil dan seteko sirup jeruk aku hidangkan. Untuk makannya aku siapkan menu masakan desa; nasi, beserta lauknya berupa udang dan tempe goreng tak lupa juga sambal kecap sebagai temannya. Meskipun tidak begitu lahap makannya, namun kami sekeluarga merasa gembira, karena apa yang kami hidangkan dapat memuaskan hati mereka. Hanya itulah yang bisa kami lakukan untuk menjamu tamu istimewa saya di hari lebaran tahun ini.

Ketika mau pamitan pulang dengan  berbisik-bisik dia berkata padaku “Pak Muin doakan ya tahun 2014 nanti bisa diangkat jadi Menteri," katanya dengan singkat. Dengan spontan aku jawab, “insya Allah, amin ya robbal alamin." Karena aku tahu itu jabatan yang mulia dan dia mampu menjalankan dengan intelektualitasnya dan juga perjuangannya dengan hampir 20 tahun meninggalkan tanah air untuk menimba ilmu demi bangsa dan negara.

Begitulah sekelumit cerita dari kunjungan Calon Menteri 2014 di rumah saya, sekaligus mencairkan kerinduanku padanya setelah hampir dua puluh lima tahun berpisah. Dan semua nostalgia ini terjadi melalui perangkat Facebook dan internet.

Views: 3596

Komentar (7)
RSS comments
1. 10-09-2013 05:24, 05:24
AiTup1P70
Pengandaiannya sepertinya sudah mejnadi program dari KPK sendiri mas, cari yang lain dong.. hehe. Kalo menurut saya, untuk mejnadi ketua KPK harus berani dan takut. Berani melawan korupsi pada diri sendiri dan takut kepada Tuhan.. Salam kenal
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
2. 20-10-2009 04:03, 04:03
Yang Penting jangan disalah gunakan
Yang penting untuk hal-hal yang bermanfaat dan tidak "disalah gunakan" :? :? :?
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
3. 03-10-2009 01:43, 01:43
Yang Penting jangan disalah gunakan
memang betul pak, dengan facebook saya bisa ketemu lagi dengan teman2 saya semasa sekolah...bisa untuk nostalgia :)
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
4. 02-10-2009 02:43, 02:43
Yang Penting jangan disalah gunakan
alhmdlh..berkat face book, saya juga bisa brtemu teman2 lama yg lebih dari 28 th tdk ktemu..selama kita bisa mengambil sisi positifnya, face book sungguh menguntungkan..
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
5. 01-10-2009 19:49, 19:49
facebook
Ada manfaatnya bisa ketemu teman lama.Kalau teman lama nanti jadi mentri lebih manfaat lagi
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
6. 01-10-2009 06:12, 06:12
sahabat
:)
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
7. 01-10-2009 05:46, 05:46
manfaat teknologi
saya senang membaca cerita bpk fatkhul muin. saya pun demikian, akhirnya saya bisa bertemu dan bersilaturrahmi dg teman2 lama saya yang sudah hampir 30 th tdk bertemu
Guest
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Judul:
Komentar:



Kode:* Code


AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - All right reserved

Home   Budaya   Wisata   Kampus   Politik   Kuliner   Agama   Berita   Tips   Pewarta   
©2008 SuaraWarga - Suara Merdeka CyberNews Groups
Groups
Suara Merdeka

PENCARIAN
ANGGOTA





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
TERPOPULER
TERBAIK
POLING
KOMENTAR TERBARU
apakah ini yang dinamakan cinta kadang terkadang bikin set...
selengkapnya...

untuk lamanya kuliah berapa lama ya? dan untuk biyaya masukn...
selengkapnya...

Tidak semua MLM itu haram,kita perlu mengamati dengan teliti...
selengkapnya...

Karena karyawan JNE cimone-tangerang menyempelekan komplain ...
selengkapnya...

Yang ingin diskusi tentang kebudayaan Jepang, bisa hubungi n...
selengkapnya...